Rudy Chen : Asuransi Digital Mudahkan Pelanggan

Laras
Laras
13 Oktober 2017

Digitalisasi untuk Pelanggan Asuransi

Semua menjadi serba mudah dengan digital. Termasuk bagi nasabah asuransi. Mencari info tentang produk, mengajukan aplikasi, membayar premi, penerimaan polis, sampai pengajuan claim, dapat dilakukan secara digital.

Maka itu tidak heran kalau perkembangan bisnis asuransi banyak yang dihubungkan dengan strategi digital. "Memang ada kecenderungan transformasi dari bisnis konvensional ke digital," ujar Rudy Chen, CEO Asuransi Astra baru yang diangkat April lalu menggantikan Santosa.

Rudy Akan Lanjutkan Strategi Digital Santosa

Rudy yang dipercaya sebagai CEO melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada April 2017 menyatakan tekadnya untuk melanjutkan program digital yang telah dirintis pendahulunya. Yakni digitalisasi untuk memberi akses cepat dan mudah kepada pelanggan.

Sosok ini mengawali karir di Grup Astra selepas menyelesaikan S2 Master of Applied Finance di University of Melbourne. Selama periode 2000-2009 itu ia dipercaya pada posisi Chief Corporate Planning & Strategy PT Astra International Tbk. 

Karir Rudy dilanjutkan dengan menjabat sebagai Direktur (CFO) Asuransi Astra (2009 – 2013). Setelah itu pindah pada posisi Direktur Independen dan Direktur Keuangan serta Komisaris pada 44 anak perusahaan PT Astra Agro Lestari Tbk (2013 – 2017) sebelum akhirnya menjadi CEO Asuransi Astra.


Strategi Digital Asuransi Astra Melalui Going Mobile

Asuransi Astra sendiri mulai bergerak memindahkan berbagai layanannya kepada proses digital pada pertengahan 2016. Dengan tema “Going Mobile”, perusahaan tersebut menawarkan inovasi layanan digital berbasiskan mobile computing technology

Tujuannya apalagi, kalau bukan untuk memudahkan para konsumen atau calon konsumen dalam mengakses segala informasi mengenai asuransi.

Strategi going mobile dimulai dengan revitalisasi situs Asuransi Astra. Penyebaran informasi di halaman tersebut dibuat lebih lengkap. Digitalisasi ini berhasil menyederhanakan proses bisnis utama dan menbuat layanan Asuransi Astra dapat diakses dengan lebih mudah dan cepat. 

Strategi Digital Harus Dilengkapi Layanan Personal

Setahun berlangsung, kebutuhan pelanggan ternyata berkembang tidak sekedar layanan yang mudah dan cepat serta dapat diakses secara digital. Lebih luas lagi, pelanggan kini juga memiliki kecenderungan untuk memilih merek yang mampu memberikan layanan secara lebih personal.

Rudy memaparkan, fakta mengenai kecenderungan pelanggan yang menginginkan layanan secara lebih personal ini didapatkan melalui survei evaluasi layanan Asuransi Astra. Survey dilakukan terhadap pelanggan dari seluruh pusat layanan Asuransi Astra. Baik pada kantor cabang maupun Garda Center sebagai respondennya.

Dari hasil survei itu pula didapatkan standar-standar yang menurut pelanggan penting untuk diperhatikan dan dipenuhi oleh seluruh tim Asuransi Astra agar layanan yang diberikan dapat senantiasa memuaskan.

Strategi Digital Asuransi Astra Fokus pada Layanan Personal

Beranjak dari fakta itu, lanjut Rudy, Asuransi Astra akan makin memfokuskan strategi digitalnya untuk memberikan layanan yang lebih personal terhadap pelanggan. Caranya, dengan memberikan kemudahan akses segala informasi. Mulai dari info asuransi, claim, bahkan info kesehatan.

Simply Memorable, Strategi Digital Baru Asuransi Astra

“Komitmen untuk memberikan layanan dengan lebih personal ini kemudian dijadikan Asuransi Astra sebagai strategi perusahaan di tahun 2017, yaitu simply memorable. Ide masuk ke tema itu adalah pemikiran awal bahwa puas bukanlah segalanya,” papar Rudy selanjutnya. 

Strategi simply memorable, jelas Rudy, bukan merupakan proses instan karena pada akhirnya yang menikmati adalah pelanggan. Seluruh konsep layanan yang dimaksud dengan simply memorable ini, mereka rumuskan melalui suara pelanggan-pelanggan.

Dia mengatakan perusahaan tentu berlomba memberikan layanan terbaik. Perusahaan yang mampu memberikan kesan baik dan mendalam kepada pelanggan akan lebih dilirik. "Kalau sudah begitu, customer akan berat pindah ke lain hati," katanya.

Strategi Digital Segmen non Bisnis Asuransi Astra

Selain diimplementasikan menjadi standar layanan baru yang merupakan bagian dari bisnis utama Asuransi Astra itu sendiri, strategi simply memorable juga perlu diimplementasikan dalam bantuk aktivasi yang sifatnya non bisnis.

“Sesuai dengan visi kami, bring peace of mind to millions,” lanjutnya. Millions yang ia maksudkan tidak dibatasi hanya pelanggan yang menggunakan produk Asuransi Astra. Menurut Rudy, masyarakat sekitar pun sebenarnya adalah bagian dari pelanggan mereka.

“Untuk itu, agar visi kami dapat tercapai seutuhnya tentu kedua aspek ini, bisnis dan non bisnis harus mampu berjalan beriringan dengan seimbang,” katanya.

Sebagai implementasi strategi simply memorable untuk segmen non bisnis, Ramadhan lalu Asuransi Astra mengadakan kampanye sosial #BerkahSenyum. Sebuah kampanye yang mengajak masyarakat untuk mengunggah foto senyum ke akun Instagram. Untuk setiap foto yang diunggah, Asuransi Astra mengonversikannya menjadi paket bantuan untuk diberikan pada manula yang tinggal di panti wreda.

Strategi Digital Non Bisnis Asuransi Astra Tularkan Kebahagiaan


Sebulan berjalan, terhitung dari 22 Mei hingga 19 Juni 2017, Asuransi Astra telah dapat memberikan paket bantuan pada 5.012 manula yang tinggal di 68 panti wreda yang berada di 23 kota cabang Asuransi Astra.

Melalui kampanye sosial tersebut, kata Rudy, Asuransi Astra ingin memberikan pengalaman pada masyarakat bahwa berbagi kebahagiaan bukanlah suatu yang rumit. “Nyatanya, dengan hal sesederhana senyuman, masyarakat sudah bisa memberikan paket bantuan pada para manula di panti wreda,” ujarnya.

Jadi, mengapa tidak kita mulai berdigital untuk semua aspek finansial kita?