Rancangan Anggaran Biaya Bisnis Skala Kecil

Laras
Laras
13 September 2018

Memiliki ide bisnis jika tidak dijalani dengan perencanaan yang matang, hasilnya juga tidak akan maksimal. Salah satu yang paling krusial dalam menjalani kegiatan bisnis baru adalah perencanaan anggaran biaya. Rencana Anggaran Biaya (RAB) berfungsi sebagai petunjuk apa saja anggaran yang akan dikeluarkan serta bisa juga menjadi alat ukur keberhasilan target usaha atau perusahaan.

Menyusun anggaran bisnis yang realistis merupakan cara efektif untuk membantu menjaga agar bisnis Anda tetap memperoleh keuntungan. Anggaran akan meliputi membuat perkiraan pendapatan, memperkirakan biaya, dan menyisakan ruang yang cukup untuk margin laba yang masuk akal.

Unsur Anggaran Biaya Usaha

Menurut admnistrasi usaha kecil, terdapat tiga unsur anggaran bisnis.

Anggaran Penjualan

Penjualan mengacu pada jumlah uang yang dihasilkan oleh bisnis Anda dari semua sumber. Anggaran penjualan dibuat secara tertulis yang dinyatakan dalam angka dari produk  yang akan dijual perusahaan pada periode tertentu. Ada dua jenis anggaran penjualan:  Anggaran penjualan jangka panjang dan jangka pendek.

Dalam menyusun anggaran penjualan, ada beberapa faktor yang harus diperhatikan. Diantaranya adalah:

  1. Faktor yang mempengaruhi anggaran
  2. Penetapan harga jual untuk produk bisnis Anda
  3. Adanya taksiran tiap jenis produk yang akan dijual
  4. Menyusun anggaran pejualan
  5. Menyusun anggaran penjualan

(Baca Juga : Pinjaman Modal Usaha)

Anggaran Biaya Total

Biaya total merupakan dana yang dibutuhkan oleh bisnis Anda untuk menghasilkan penjualan. Ini termasuk biaya tetap (seperti sewa tempat), biaya variabel (seperti bahan-bahan yang digunakan untuk membuat produk Anda), serta biaya semivariabel (seperti gaji).

Berdasarkan pengertian tersebut, biaya total dapat dirumuskan sebagai berikut:

TC = FC + VC

Biaya Total = Biaya Tetap + Biaya Variabel

Keterangan:

TC= biaya total (total cost)

FC= biaya tetap (fixed cost)

VC= biaya variabel (variable cost)


Anggaran Laba

Laba sama dengan pendapatan dikurangi biaya total. Konsep laba adalah selisih pendapatan lebih besar daripada beban. Ada dua jenis laba, yaitu laba bersih dan laba kotor.

Laba bersih adalah selisih antara seluruh pendapatan dan seluruh beban yang dihasilkan oleh perusahaan. Sedangkan, laba kotor adalah selisih dari hasil penjualan dengan biaya yang dikeluarkan untuk menghasilkan/mendapatkan produk barang/jasa.

Membangun usaha sendiri tidak semudah yang dibayangkan. Para calon pengusaha harus memiliki mental yang kuat dalam menghadapi segala kemungkinan risiko yang terjadi.

Dengan mempertimbangkan unsur-unsur rancangan anggaran diatas, dapat memudahkan Anda dalam mengatur manajemen keuangan. Meskipun bisnis Anda belum berkembang menjadi besar, penting untuk tetap mengaturnya dari awal.

Lembaga pembiayaan bank maupun non bank, kini banyak memberikan peluang para wirausaha untuk mendapatkan kredit modal kerja dan kredit multiguna. Anda juga bisa mendapatkan rekomendasi modal usaha dengan jaminan & tanpa jaminan di DanaXtra, untuk mengembangkan bisnis yang tengah ditekuni.