Ingin Jadi Reseller Bisnis Online? Jajaki Ini Dulu

Intan Rizky Adelia
Intan Rizky Adelia
30 Januari 2018

Kemajuan teknologi membuka kesempatan lebar bagi mereka yang ingin memulai usaha. Salah satunya adalah dengan menjadi reseller di pasar daring. Bisnis ini relative tak butuh modal besar, Anda hanya butuh tekun dan jeli membaca pasar.  Silakan baca potensinya dalam artikel mengenai tren e-commerce 2018.

Banyak pertanyaan bagaimana cara kerja reseller terutama bagaimana cara menjadi reseller bisnis online tanpa modal? Apa saja yang harus dipersiapkan untuk menjadi reseller di pasar daring? 

Beda Dropship dan Reseller Bisnis Online

Sebelum melangkah lebih jauh, akan lebih baik jika Anda mengenali perbedaan dropship dan reseller

Dengan menjadi reseller maka alur pengiriman produk adalah dikirim dari suppliers ke reseller, untuk selanjutnya jika ada order reseller akan mengirimkannya ke pembeli. Sedangkan dalam sistem dropship, penyalur hanya menjadi perantara di mana dia tidak terlibat dalam pengiriman barang. 

Meski demikian, keduanya sama-sama menjanjikan keuntungan. Bagi Anda yang tertarik menjadi reseller online, Anda dapat bergabung di www.Supplier.id. Di sana Anda dapat menemukan beragam produk untuk kebutuhan reseller dan dropship. Sedangkan tips dan triknya dapat Anda akses melalui www.DigitalMarketer.id. 

Skema dropship dan reseller merupakan usaha paling mudah dan cepat untuk Anda yang tidak mempunyai modal untuk memulai usaha. Dengan menjadi reseller, berarti Anda telah menjadi penyalur atau distributor sebuah produk  tertentu. 

Jika Anda tertarik untuk menjadi reseller, berikut adalah beberapa hal yang harus Anda pahami agar bisa mencari, menilai, dan menangkap peluang yang tepat untuk Anda!

Reseller untuk Produk yang Tepat

Jika Anda ingin menjadi reseller online, langkah pertama yang harus dilakukan adalah menentukan jenis produk yang akan dijual. Penguasaan produk menjadi faktor penting, agar Anda dapat lebih mudah menjelaskan keunggulan produk dan mempromosikannya ke calon pelanggan.

Passion besar terhadap produk yang Anda jual merupakan bekal yang cukup untuk usaha Anda.  Jika masih bingung memilih bisnis apa yang akan digeluti, silakan baca 7 tren bisnis 2018 paling menjanjikan dalam artikel sebelumnya.

Kenali Pasar dan Kompetitor Reseller

Logikanya, semakin sedikit kompetitor Anda dalam menjalankan bisnis reseller, maka akan lebih menguntungkan.  

Karena alasan ini, tidak heran jika  acapkali suppliers tidak membiarkan terlalu banyak reseller menjual produknya di daerah yang sama karena dapat memulai ‘perang harga’. Kondisi ini dalam jangka panjang dapat kelanjutan usaha dan nama baik merek dari suppliers menjadi taruhan. 

Untuk itu, Anda harus mengetahui peta perdagangan yang akan Anda geluti. Lakukan survei kecil-kecilan untuk mengetahui harga yang dipatok kompetitor serta berapa banyak kompetitor yang bermain di pangsa pasar yang akan Anda sasar. 

Dari survey ini, Anda bisa mencari cara untuk membedakan bisnis reseller Anda dengan kompetitor. Selain harga, Anda bisa menawarkan layanan tambahan.  

Uji Kelayakan Ekonomi Reseller Bisnis Online

Melakukan uji kelayakan menjadi faktor penting untuk menjadi reseller online. Sejak awal Anda harus sudah menyusun kalkulasi pendapatan dan pengeluaran. Hal ini untuk menghindari kerugian yang mungkin timbul saat Anda menjalankan bisnis ini.

Sejumlah pertanyaan berikut bisa membantu Anda mengidentifikasi apakah niat Anda menjadi reseller online benar-benar layak secara ekonomi. Seperti :
* bagaimana system pembelian produk dari suppliers, 
* siapa yang akan membeli produk yang Anda jual 
* berapa banyak produk yang akan Anda jual, 
* berapa harganya, serta 
* berapa biaya pengiriman yang biasa dipatok oleh jasa pengiriman barang?

Jika memang usaha reseller yang akan Anda jalankan layak secara ekonomi, maka langkah selanjutnya adalah membuat website atau fanpage.

Untuk menjadi reseller online, Anda memerlukan domain dan website. Untuk itu, Anda bisa mendaftarkan diri untuk membuat domain melalui online. Pilih web hosting yang mudah dan murah. Biaya untuk ini berkisar antara Rp1-2 juta. 

Jika Anda tidak ingin mengeluarkan biaya untuk ini, Anda dapat memilih web hosting yang menyediakan website secara gratis. Jadi Anda tinggal menyediakan modal untuk operasional. 

Modal Jadi Reseller Bisnis Online

Lantas berapa modal yang harus disiapkan untuk menjadi reseller?

Bimi, yang mulai menjadi reseller sekitar 2 tahun lalu mengatakan ia hanya butuh dana kurang dari Rp2 juta untuk modal. Ia menggunakan website gratis saat merintis usaha, dan kini omzet usahanya sudah mencapai Rp20juta sebulan. Dengan margin 25-40% maka Anda bisa bayangkan berapa uang yang dikantungi Bimi. 

Bagaimana strateginya? Ikuti dalam artikel selanjutnya ya.