Kiat Keuangan

Baca artikel keuangan terkini.

Rekomendasi

Bahagiakan Orang Tua dengan Penghasilanmu

Bahagiakan Orang Tua dengan Penghasilanmu

Kerja  dengan gaji lumayan,  dan masih tinggal bersama orang tua karena belum menikah?  

Inilah kesempatan untuk membalas jasa orang tua sebelum Anda berkeluarga sendiri dan meninggalkan rumah.   Percayalah, setelah punya keluarga nanti,  waktu dan  kemampuan financial Anda akan tersedot untuk keluarga kecil Anda.

Perencana keuangan dari Finansia Consulting Eko Endarto menuturkan, idealnya dana untuk membantu kehidupan pensiun orang tua disiapkan sebelum si anak membentuk keluarga sendiri. “Karena dia masih sendiri, biaya hidupnya tidak terlalu besar,” jelasnya.

Jadi, apa saja yang bisa Anda bantu untuk bahagiakan orang tua? Coba simak beberapa alternatif di bawah ini.   

1. Kerja untuk keluarga

Biasanya setelah anak  menyelesaikan sekolah seolah beban orang tua lepas.  Saat itulah anak untuk meneruskan misi hidupnya dan bisa menghidupi diri mereka sendiri. Itu impian orang tua manapun jua. 

Dengan bekerja ataupun membuka usaha sendiri, Anda  berkesempatan untuk membantu finansial orang tua. Bagaimanapun juga, seiring berjalannya waktu, orang tua tidak akan seproduktif dulu lagi. Mereka akan masuk masa  pensiun dan penghasilan pun turun drastis. Sementara tanggungan adik-adik Anda mungkin masih banyak.

Nah inilah saatnya Anda ikut turun tangan. Sebagai orang muda produktif, dan masih belum berkeluarga, selayaknya Anda  membantu sebagian beban orang tua untuk mengentaskan putra-putrinya. Terutama dalam bidang pendidikan. (Coba baca juga : Bagaimana mengatur anggaran untuk orang tua)

Coba berdiskusi dengan orang tua, nyatakan bahwa Anda akan membiayai salah satu kebutuhan adik. Untuk itu tentu saja Anda harus menyisihkan sebagian penghasilan Anda. Mungkin untuk transport kuliah dan  SPP semesteran.

2. Jangan lupa bantu kebutuhan sehari-hari

Jangan mau enaknya sendiri. Anda harus sadar, beban biaya dapur yang ditanggung Ibu Anda cukup besar. Karena Anda  belum menikah dan biasanya juga masih “nebeng makan” dan kebutuhan di rumah, coba sisihkan sekitar 20% dari penghasilan dan serahkan kepada Ibu. Kalau mau sedikit repot, bisa juga Anda mengambil alih kebutuhan belanja bulanan. 

Orang tua seringkali tidak mengemukakan apa yang mereka butuhkan  Segala yang mereka berikan selama ini semata karena rasa sayang  sehingga tidak menuntut balasan. Meski demikian, hidupkan hati Anda untuk memberi sesuatu yang kira-kira mereka butuhkan. Percayalah, sekalipun nilainya tidak seberapa, apa yang Anda lakukan akan bahagiakan orang tua dan membanggakan mereka. 

3. Bantu orang tua melunasi utang.  

Utang orangtua Anda menumpuk? Tak ada salahnya menyisihkan gaji untuk membantu melunasi. Coba Anda cari tahu, biasanya utang-utang itu juga untuk keperluan anak-anaknya, terutama biaya sekolah. Meski sudah bekerja, bukan berarti Anda lepas dari tanggungjawab begitu saja. Anda perlu tahu riwayat keuangan orang tua, termasuk utang-utang mereka.

Dengan kesadaran penuh, mestinya Anda ikut ambil bagian dari penyelesaian masalah tersebut. Toh dulu utang-utang itu dibuat untuk keperluan sekolah Anda, atau untuk memenuhi kebutuhan anak-anaknya. Jangan sampai orang tua menghabiskan masa tua dengan dikejar-kejar utang dan Anda tidak berbuat apapun.  

4. Bantu wujudkan tujuan keuangan orang tua

Pernahkah Anda berpikir, keinginan apa saja yang mungkin dikesampingkan orangtua Anda demi memenuhi kebutuhan anak-anaknya, terutama biaya pendidikan yang selangit?

Mungkin mereka ingin naik haji? Atau traveling ke lain pulau mengunjungi saudaranya yang sangat mereka rindukan? Atau ingin rumah yang lebih layak? Bayangkan, semua keinginan itu belum juga kesampaian karena mereka lebih mengutamakan sekolah Anda dan saudara-saudara Anda. 

Nah, inilah saatnya Anda bahagiakan orang tua.  Sisihkan sebagian penghasilan untuk tabungan haji, atau uang muka KPR atau membeli  tiket promo sesuai keinginan mereka. 

Bagi orang tua, tidak ada yang lebih indah ketimbang perilaku anaknya yang memahami isi hati  dan keinginan terdalam mereka. 
 

Intan Rizky Adelia
Intan Rizky Adelia
18 Oktober 2018