Berita Keuangan

Baca artikel keuangan terkini.

Rekomendasi

Uang Kedaluwarsa 2018

Uang Kedaluwarsa 2018

Cek Dompet Anda.  Jika terdapat 4 pecahan uang kertas ini, segera tukarkan ke kantor pusat Bank Indonesia di Jakarta, atau kantor regional Bank Indonesia di daerah terdekat dengan domisili Anda. Per akhir 2018 ini, 4 macam pecahan uang tersebut akan dinyatakan tidak berlaku lagi alias kedaluwarsa. 

4 jenis uang kadaluarsa tersebut masing diterbitkan pada 1998 dan 1999. Sebenarnya, uang-uang tersebut sudah dinyatakan tidak berlaku sejak 2008. Tenggat waktu penukaran uang tersebut adalah Desember 2018. Sesuai aturan BI, uang yang telah dinyatakan dicabut hanya boleh beredar di masyarakat paling lama 10 tahun sejak masa pencabutan/ 

Oleh sebab itu, Anda harus memperhatikan jangka waktu peredaran dan bulan terakhir uang tersebut  jangan sampai masih tersimpan di dalam dompet sampai benar-benar masuk waktu pencabutan dari peredaran. 

Ketentuan tersebut, sebenarnya sudah dituliskan Dalam  Peraturan Bank Indonesia Nomor 10/33/PBI/2008. Nah, dalam aturan tersebut jangka waktunya terhitung dari 31 Desember 2008 hingga 30 Desember 2013. Jadi sebenaarnya sudah cukup lama tenggat yang diberikan pemerintah. 

Mengutip keterangan Bank Indonesia di situsnya, empat jenis uang kertas kadaluarsa yang harus Anda tukarkan paling lambat Desember 2018 adalah pecahan lama Rp100.000, pecahan Rp50.000, Rp20.000, dan Rp 10.000. Berikut detilnya. 

Uang Kertas Rp10.000 Keluaran 1999

Uang ini bergambar Cut Nyak Dien di bagian depan, sementara di bagian belakang bergambar Danau Vulkanis Segara Anak. Jika Anda masih menyimpan uang tersebut, segera tukarkan ke kantor BI terdekat untuk mendapatkan pecahan yang lebih baru. Dengan demikian, nilai uang Anda tidak akan hilang. 

Uang Kertas Rp20.000 Tahun Emisi 1998

Pecahan uang ini bergambar Ki Hajar Dewantara pada bagian depannya, dan di bagian belakang ada gambar murid sedang bersekolah. Uang pecahan lama ini ikut dicabut peredarannya lantaran sudah tidak laku di pasaran. Jadi agar tidak sia-sia,   bisa cepat ditukarkan ke kantor BI daerah masing-masing ya. 

Uang Kertas Rp50.000 (1999)

Bagi yang tidak ingat, uang ini bergambar WR. Soepratman di depan. Kemudian di bagian belakang bergambar orang-orang yang mengibarkan sang saka merah putih. Uang ini juga harus segera ditukarkan. Jangan sampai hanya menjadi koleksi di dompet karena sudah tidak laku di pasaran. 

Uang Kertas Rp100 ribu (1999)

Bukan hanya tiga pecahan di atas, ada satu lagi alat jual beli yang segera dicabut peredarannya. Itu adalah pecahan uang Rp100 ribu tahun emisi 1999. 

Uang tersebut bergambar Proklamator Dr. Ir. Soekarno dan Dr. H. Mohammad Hatta di bagian depan, lengkap dengan teks proklamasinya. Sedangkan di bagian belakangnya bergambar Gedung MPR-DPR. 

Uang polymer ini juga wajib untuk ditukarkan bagi yang masih memilikinya. Dikarenakan pecahan ini sudah terlalu lama, sehingga kini tidak ada yang menggunakannya. Kecuali, jika Anda ingin menyimpannya sebagai koleksi pribadi. 

Namun ingat ya, untuk menjadi uang kuno yang memiliki nilai jual masih dibutuhkan waktu cukup lama. Mungkin sampai cucu Anda beranjak dewasa, Ehm..

Intan Rizky Adelia
Intan Rizky Adelia
17 Juli 2018