Cara Aman Ajukan Kredit Mobil Bekas

Laras
Laras
14 September 2018

Tertarik untuk mengajukan kredit mobil bekas? Kredit mobil bekas, masih menjadi cara yang efektif bagi banyak orang untuk memiliki mobil idaman dengan harga lebih miring.

Mengajukan kredit mobil melalui leasing ataupun bank, merupakan keputusan yang harus dipikirkan masak-masak. Selain menyiapkan biaya-biaya kredit mobil bekas, Anda juga harus melakukan survey dan cek kondisi kendaraan.

Kredit mobil bekas baik itu melalui dealer ataupun perorangan, tentu ada prosedurnya. Meski banyak tawaran DP murah, penting untuk menghitung biaya cicilan dan perawatan mobil bekas. Mobil bekas yang sering ‘ngadat’, akan membuat dompet Anda terkuras di lapak bengkel.

Berikut cara-cara kredit mobil bekas, agar cicilan Anda aman dan kondisi mobilnya siap pakai, tanpa rewel mesin.

Tahap-Tahap Kredit Mobil Bekas

Survey Mobil Bekas

Mobil seken atau bekas, kini tidak sulit ditemukan. Anda bisa dapatkan penawaran di showroom/dealer, ataupun penawaran daring/online. Banyak forum jual beli yang menawarkan berbagai jenis merk mobil dan harga yang bersaing.  Jangan lantas tergiur dengan body si mobil, karena saatnya Anda detail untuk poin ini. Jika sudah ada mobil yang ditaksir, mulailah untuk test kondisi dengan mengajak montir yang bisa anda percaya. Poin-poin yang harus menjadi pertimbangan adalah:

  • Eksterior Mobil

Mobil yang terawat dan tidak terawat, akan sangat tampak dari eksteriornya. Perhatikan kondisi pada body mobil. Mulai dari cat, lampu, kaca, bodi kolong untuk melihat ada yang karatan atau keropos.

  • Kondisi Mesin

Mobil calon ‘ngadat’, saat mesin dihidupkan, akan sulit distarter & bunyi mesin pun terdengar kasar. Namun mesin yang terdengar baik dan halus, bisa Anda mulai test drive. Saat Anda test drive, disinilah Anda merasakan apakah mobil tersebut ‘nyaman atau tidak’ dalam perjalanan. Saat test drive, hal-hal ini penting untuk Anda terapkan:

  • Cek fungsi kaki-kaki dengan melewati jalan yang tidak rata
  • Perhatikan apakah rem berfungsi normal atau tidak
  • Belokkan setir ke kiri dan kanan, pastikan tidak terdapat bunyi, berat, atau bantingan kurang enak
  • Lepaskan setir sesekali apakah condong ke kiri atau ke kanan untuk mengetahui kinerja setir tersebut
  • Pastikan perpindahan transmisi tidak berat, telat atau tidak bertenaga
  • Interior Mobil dan Aksesoris

Pada poin ini , Anda akan mengecek pada bagian dashboard, setel AC, karpet, serta perhatikan kualitas jok dan langit-langitnya. Cek pula tombol wiper serta kondisi buka-tutup pintu mobil. Terakhir, cobalah juga untuk mengecek lampu sein, hazard, lampu depan, dan lampu rem.

  • Kelengkapan Surat Mobil

Pastikan mobil yang Anda inginkan untuk siap dikredit, memiliki BPKB dan STNK asli. Keaslian surat bisa Anda buktikan di Samsat. Cek keabsahan surat-surat mobil di Samsat harus dengan persetujuan si penjual mobil.

Jika komponen-komponen tersebut telah Anda lakukan, transaksi jual beli secara kredit sudah bisa dimulai. Namun penting untuk setiap pembeli mobil bekas, tetap teliti dengan biaya-biaya yang harus dipersiapkan.

 

 Biaya – Biaya Kredit Mobil Bekas

Ada beberapa komponen perhitungan yang terdapat dalam kredit mobil bekas, yang meliputi : biaya bunga, biaya poko, biaya cicilan pokok, biaya lain-lain(biaya administrasi) dan biaya asuransi. Jenis asuransi yang digunakan untuk mobil bekas/seken adalah tipe asuransi All Risk/Comprehensive. 

Jenis asuransi ini akan membayar klaim untuk segala jenis kerusakan, mulai dari kerusakan ringan, rusak berat, hingga kehilangan.

Berikut ini biaya-biaya yang harus diketahui, jika Anda sudah bersiap ajukan kredit mobil bekas.

  • DP Mobil bekas

DP dari harga mobil biasanya adalah 20% dari harga mobil. Jika harga mobil seken, senilai Rp100 Juta, maka DP yang harus dibayarkan adalah Rp20 Juta.

  • Pokok Kredit Mobil Bekas

Jika Rp100 juta, telah dibayar DP senilai Rp20 Juta. Maka nilai pokok kreditnya adalh Rp80 Juta.

  • Biaya Bunga

Suku bunga tergantung dari tenor cicilan. Suku bunga berkisar mulai dari 5% hingga 7%. Kita akan mencoba menghitung tenor 3 tahun dengan suku bunga 7%.

Rumus menghitung biaya bunga adalah = Pokok Kredit (PK) x TB%.

Rp80 Juta x 7% = Rp5.600.000 x 3 tahun = Rp16.800.000

  • Biaya Cicilan Perbulan

Ini yang akan harus Anda persiapkan setiap bulannya untuk membayar rutin cicilan selama 3 tahun. Rumusnya adalah dengan menambahkan Pokok Kredit (PK) dan Tarif Bunga (TB) lalu dibagi dengan jangka waktu kredit (JW).

(Rp80 juta + Rp16, 8 juta) : 36 bulan (3 tahun)

Maka cicilan perbulannya adalah = Rp2.688.888

  • Biaya Asuransi

Rumusnya adalah 9,5% (Tarif Asuransi untuk 3 tahun) x Harga Mobil = 9,5% x Rp 100 juta = Rp9.5 juta.

(Baca Juga: Biaya-Biaya Perawatan Mobil)

Biaya yang harus Anda siapkan untuk pembayaran pertama kredit mobil seharga Rp100 Juta adalah :

DP + Cicilan Perbulan + Biaya Asuransi

Rp20.000.000 + Rp2.688.888 + Rp9.500.000 = Rp32.188.888

Biasanya ada biaya administrasi yang berkisar Rp500 Ribu. Maka jumlah tersebut, Rp32.188.888 + Rp500.000 = Rp32.688.888

Total yang harus dibayarkan pada pembayaran pertama adalah : Rp32.688.888.

 

Tahapan-tahapan diatas dapat Anda mulai jadikan pertimbangan untuk mengajukan kredit mobil bekas. Sehingga saat proses cician, tidak ada risiko-risiko yang harus dikhawatirkan. Jika kondisi mobil sehat, maka tidak menguras tambahan budget bulanan Anda.

Ada opsi lain untuk membeli mobil seken, jika tidak ingin mengajukan kredit mobil. Anda bisa mengambil langkah mengajukan pinjaman KTA ataupun pinjaman multiguna, dengan syarat-syarat yang sesuai dengan profil Anda.