Belajar Kakeibo, Pola Hemat Uang ala Jepang

Intan Rizky Adelia
Intan Rizky Adelia
08 Agustus 2018

Mulai masuk tengah bulan, apakah Anda mulai khawatir terhadap isi rekening? Sungguh mengesalkan jika pada tanggal pertengahan begini kita mulai berfikir cukup-nggak-cukup-nggak, uang kita  untuk bertahan sampai akhir bulan. Apalagi jika ada kebutuhan mendesak yang kadang muncul mendadak.

(Coba  simak dulu artikel tentang Selembar Soekarno Hatta di Tanggal Tua. Anda bisa melakukan refleksi diri terhadap pola keuangan  selama ini)

Padahal kalau dievaluasi lagi, kondisi seperti itu sebenarnya disebabkan kesalahan kita sendiri dalam mengatur keuangan. Biasanya karena malas memisah-misahkan uang saat menerima gaji di awal bulan kemarin, hingga berujung pada pengeluaran yang tidak terkontrol.

Jika kondisi demikian selalu berulang dari bulan ke bulan,  mengapa tidak mencoba metode kakeibo?  Kakeibo adalah teknik mencatat pengeluaran ala Jepang yang sudah dikenal selama satu abad  dan terbukti mampu menekan pengeluaran  lebih dari 30%.  Metode hemat uang ini sangat bagus dan mudah diterapkan untuk Anda yang merasa diri pemboros. 

Efektif Hemat Uang sampai 35%

Secara harafiah, nama Kakeibo  diartikan sebagai “buku besar keuangan rumah tangga”. Teknik hemat uang ini telah diterapkan masyarakat Jepang lebih dari seratus tahun lalu.

Diperkenalkan 1904 oleh Hani Motoko, seorang jurnalis masa lalu yang terkenal di Negeri Sakura, konsep Kakeibo menjadi semakin terkenal setelah seorang penulis bernama Fumiko Chiba merilis buku panduannya ke dalam bahasa Inggris. Melalui buku berjudul “Kakeibo; the Japanese Art of Saving Money,” Fumiko menuliskan langkah-langkah hidup hemat ala orang Jepang di masa lalu.

Huffington Post yang mengutip Moni Ninja memaparkan, melalui penerapan metode  kakeibo, pengeluaran dapat ditekan hingga 35%. Kuncinya terletak pada pengklasifikasian pengeluaran dalam empat kategori. Seperti apa metodenya?

Teknik Hemat Uang dalam Kakeibo

Dibanding konsep hemat uang lain, kakeibo terbilang lebih sederhana. Anda hanya perlu memeriksa berapa uang yang Anda miliki setiap bulan. Periksa dengan cermat apa yang Anda dapatkan, baik dari gaji tetap, bonus atau penghasilan tambahan lainnya.  Setelah itu kurangi dengan biaya untuk kebutuhan tetap  seperti cicilan rumah, listrik dan lain-lain.

Dari pengurangan penghasilan dengan biaya pengeluaran tetap itu, Anda akan mengetahui berapa uang yang tersisa. Nah dari sinilah Anda bisa menyisihkan sebagian uang untuk ditabung. 

Tahap selanjutnya, sisa uang (dari hasil pengurangan biaya tetap dan tabungan) inilah yang dapat Anda pergunakan sebagai biaya untuk menjalani hidup sehari-hari. 

Terakhir, Anda harus disiplin mencatat pengeluaran sehari-hari dalam bulan tersebut. Pastikan tidak ada satupun aktivitas pengeluaran yang terlewat dari catatan keuangan. 

4 Pos Pengeluaran dalam Kakeibo

Intinya, Kakeibo adalah membuat rencana keuangan yang presisi mengenai berapa  banyak uang yang akan Anda belanjakan, dan berapa untuk ditabung. Tulis semua komitmen tersebut, dan berdisiplinlah untuk menepatinya.

Rencana keuangan tersebut bisa Anda perinci dengan membuat 4  kategori pengeluaran selama satu bulan ke depan. Masing-masing adalah :

Pos Survival merupakan pengeluaran wajib untuk kelangsungan hidup. Jika tidak dipenuhi maka dapat menganggu aktivitas harian.  Kebutuhan yang masuk dalam pos survival adalah makanan sehari-hari, transportasi, sewa tempat tinggal, kesehatan,  keperluan rumah tanggal.

Pos Optional merupakan pengeluaran yang sifatnya pilihan sehingga tidak wajib dipenuhi. Biasanya pengeluaran ini bisa ditunda sewaktu-waktu. Jika tidak dipenuhi tidak akan berdampak pada kehidupan Anda sehari-hari. Misalnya makan di luar (restoran), belanja fashion, membeli handphone  dan barang-barang hobi atau koleksi. Masih banyak lainnya.

Pos Culture merupakan pengeluaran yang berguna untuk menambah kapasitas diri Anda. Anggaran hiburan juga masuk ke dalam pos ini. Seperti membeli majalah, nonton film bermutu, menonton konser, dan semacamnya. 

Pos Extra adalah pengeluaran tambahan yang biasanya bersifat tidak terduga. Misalnya tiba-tiba kendaraan Anda mengalami kerusakan mesin hingga mau tidak mau harus dibawa ke bengkel, harus memperbaiki rumah yang bocor, membeli hadiah untuk pernikahan saudara dekat. 

Dengan berbagai catatan pengeluaran di atas, pada akhir bulan Anda bisa melihat kembali apakah anggaran yang Anda buat telah sesuai dengan rencana keuangan atau ada sesuatu yang salah?

(Sebagai pembanding,  silakan baca artikel ini : 7 Pos untuk mengatur Gaji agar Hidup Bulanan Aman)

Kabar baiknya, Anda bahkan bisa mencatat pengeluaran mingguan sehingga bisa dengan mudah melacak ke mana uang pergi. Selain itu, secara keseluruhan, Anda juga dapat memeriksa apakah rencana keuangan Anda berhasil atau ada yang salah. Dari situ, Anda bisa merencanakan hal berbeda di bulan depan. 

Disiplin dengan Manajemen Amplop

Selain membuat catatan pemasukan dan pengeluaran keuangan, Kakeibo juga mengajarkan konsep mengelola uang dengan menggunakan amplop. Amplop-amplop tersebut dibagi per kategori. 

Meskipun konsep ini bukanlah hal yang baru, namun terbukti sangat efektif dan memudahkan Anda dalam melakukan pengeluaran.

Caranya  mudah. Buat beberapa kategori amplop  sesuai kebutuhan Anda, beri label masing-masing. Misalnya untuk belanja, makanan, transport atau yang lain. Masukkan uang sejumlah tertentu ke dalam masing-masing amplop, yang jumlahnya sudah Anda perkirakan untuk sebulan ke depan.  

Jika dalam bulan berjalan satu amplop habis, Anda dilarang keras mengambil uang dari amplop yang lain. Memisahkan uang tunai secara fisik ke dalam beberapa dalam amplop akan membuat Anda cenderung tidak membelanjakannya untuk hal lain. 

Kelihatannya sikap yang sederhana, namun hal ini akan  menciptakan  terjadinya perbedaan yang besar dalam kehidupan finansial Anda. 

Pelajaran tentang Needs dan Wants

Lewat konsep sederhana dalam mengatur keuangan ini, Kakeibo mengajarkan Anda untuk mampu membedakan barang-barang yang termasuk  kategori needs (kebutuhan) dan wants (keinginan). Anda akan tahu apa yang sebenarnya dibutuhkan, dan pengeluaran apa saja yang ternyata bisa dihilangkan. 

Kedengarannya sederhana, namun kenyataannya masih banyak orang yang sulit membedakan kedua jenis itu. Maklum saja, pada umumnya orang melakukan pembelian barang karena dorongan impulsif. 

Di sinilah fungsi Kakeibo yang sebenarnya ; membantu memperlambat pengambilan keputusan agar Anda bisa mempertimbangkan segala sesuatu yang akan Anda beli dengan cara tenang dan terukur.

Mengaplikasikan Kakeibo adalah latihan tentang menghapus hal yang tidak perlu dari pengeluaran sehari-hari. Jika sudah terbiasa, Anda akan tahu berapa banyak uang yang masuk, lalu memikirkan bagaimana harus menghabiskan sisanya, dan tekad untuk menerapkan Kakeibo dengan lebih baik lagi. 

Angle Finansial yang Realistis kepada Diri Sendiri

Metode kakeibo mungkin tidak terdengar revolusioner. Akan tetapi, kakeibo adalah kiat unik untuk menanamkan sudut pandang yang realistis kepada diri sendiri. Cara ini mengajarkan seseorang agar berhati-hati dalam mengeluarkan uangnya. Dengan kakeibo, seseorang bisa lebih menyadari mana pengeluaran yang penting dan mana pengeluaran yang bisa ditunda. 

Kuncinya adalah sabar dan konsistensi tinggi. Jika benar-benar berkomitmen, Anda pasti bisa mengeluarkan uang secara tepat untuk setiap kategori. 

Selamat ber-kakeibo dan rasakan hasilnya!