Aplikasi Kartu Kredit Anda Ditolak? Jangan-Jangan Karena Alasan Remeh Ini

Intan Rizky Adelia
Intan Rizky Adelia
16 April 2018

Aplikasi sudah diajukan selama berbulan-bulan, namun belum ada kepastian juga. Kalau sudah demikian, bisa disimpulkan pengajuan kartu kredit Anda ditolak. 

Sabar, jangan langsung menyalahkan bank bersangkutan. Perhatikan terlebih dahulu beberapa alasan mengapa kartu kredit Anda belum sampai di tangan. Banyak faktor yang dijadikan pertimbangan oleh bank untuk menyetujui aplikasi kartu kredit dari calon nasabah.  

Beberapa alasan penolakan mungkin terdengar remeh, namun  ternyata bisa sangat menentukan. Coba periksa, apakah kondisi Anda memenuhi salah satu dari  beberapa alasan berikut ini.  

1.    Tidak Punya Utang

Kok? Ya, karena kartu kredit notabene sama dengan mengajukan utang. Banyak orang beranggapan jika tak punya utang, maka kemungkinan besar permohonan aplikasi kartu kredit Anda akan dikabulkan. Anggapan tersebut salah besar. Soalnya justru dari utang itulah  pihak bank penerbit kartu kredit menilai Anda mampu mengelola utang dengan baik atau tidak.

2. Banyak Utang

Serbasalah memang,  tak punya utang ditolak, kebanyakan utang apalagi. Sebelum bank memberikan sinyal lampu hijau, bank akan melihat kemampuan membayar Anda. Jika bank melihat Anda memiliki banyak hutang, itu menandakan Anda butuh uang, dan biasanya bank akan enggan mengabulkan permohonan Anda. (Coba baca : Cara Mengatasi Utang yang Mulai Berbahaya).

 Perlu dipahami, di bank manapun Anda mengajukan kartu kredit,  mereka pasti punya catatan riwayat kredit Anda. Periksa catatan kredit Anda apakah baik atau berisiko tinggi? Jika riwayat kredit Anda baik, maka besar kemungkinan pengajuan kartu kredit akan cepat dan mudah diproses.

(Anda sudah paham kan, kalau kartu kredit merupakan kartu utang? Karena itu, bahkan saat baru berencana memilikinya pun, Anda mesti sudah waspada antisipasi penggunaannya dari awal). 

Tapi tunggu dulu, bagaimana jika kartu Anda termasuk dalam kategori high risk? Anda mempunyai riwayat pembayaran kredit sebelumnya tidak lancar, kredit macet, dan lain sebagainya. Jadi sarannya adalah, perbaiki dulu nama Anda dalam catatan bank dan jangan salahkan bank jika kartu kredit belum disetujui.

Selain itu, high risk juga bisa terjadi karena data yang Anda berikan pada proses aplikasi, berbeda dengan data asli. Hal ini bisa terjadi ketika data yang Anda berikan divalidasi dengan data dari pihak Bank berbeda.

Bisa jadi, ketika proses validasi ke perusahaan dan ke tempat tinggal, jawaban yang diberikan berbeda dengan data yang Anda berikan. Ini menjadikan resiko yang cukup tinggi untuk pengajuan kartu kredit Anda. 

3. Syarat Belum Terpenuhi

Syarat dari bank yang belum terpenuhi ini menjadikan aplikasi kartu kredit Anda tidak disetujui. Syarat yang paling utama biasanya kurangnya minimum income/penghasilan dari calon nasabah.

Juga bagi pemohon yang tidak berstatus karyawan, belum melampirkan data pendukung seperti Surat Ijin Usaha Perdagangan (SIUP). Jelas saja Bank melakukan penolakan karena syarat utama saja belum terpenuhi. Jadi sebaiknya lengkapi terlebih dahulu syarat yang dianjurkan dari pihak Bank dan kemudian ajukan kembali. 

4. Mengajukan Aplikasi Beruntun

Hal lain yang bisa terjadi adalah Anda mengajukan permohonan baru meskipun baru saja mendapatkan kartu kredit. Mungkin banyak orang yang beranggapan jika memiliki kartu kredit dari bank yang satu, maka aplikasi kartu kredit di bank yang lain akan diterima. Ini merupakan informasi yang salah.

Justru membuka akun terlalu banyak membuat peluang Anda untuk lolos mendapatkan uang plastik tersebut menjadi lebih kecil. Berilah jeda setelah Anda mendapatkan kartu kredit, minimal 6 bulan kemudian silahkan ajukan apply yang baru.

Mengapa 6 bulan? Karena setelah 6 bulan bank akan memperbaharui data-data aplikasi yang ditolak dan memproses kembali untuk calon nasabah baru kartu kreditnya. Jadi jika aplikasi kartu kredit Anda dalam masa reject kurang dari 6 bulan, jangan ajukan dulu deh. Sebaiknya bersabar dan pelajari pengalaman reject kartu Anda.

5. Riwayat Pekerjaan Pindah-pindah

Eits, jangan bangga dulu karena Anda merasa mudah pindah pekerjaan. Pihak bank biasanya akan memprioritaskan aplikasi kartu kredit yang mencantumkan daftar riwayat pekerjaan lebih pendek, ketimbang yang panjang. Hal ini antara lain digunakan untuk mengukur kredibilitas. Mungkin mereka beranggapan, seseorang yang sering berpindah kerja bukan nasabah loyal dan kredibel. 

Selain itu, jenis  pekerjaan ternyata juga menentukan. Perbankan ternyata memiliki daftar pekerjaan yang masuk blacklist mereka ketika hendak mengajukan pinjaman, termasuk kartu kredit. Sayangnya, tidak ada informasi yang jelas tentang daftar pekerjaan apa saja yang tidak disetujui .

Nah, itu tadi beberapa hal yang bisa membuat aplikasi kartu kredit Anda ditolak. Perhatikan baik-baik, jangan sampai Anda mengalami penolakan hanya karena kurang memperhatikan hal sepele seperti yang disebutkan diatas.