7 Cara Memilih Asuransi Terbaik Untuk Kesehatan Anak

Intan Rizky Adelia
Intan Rizky Adelia
23 November 2017

Ingatkah Anda, kalau 20 November kemarin merupakan Hari Anak Internasional?

58 tahun lalu, Majelis Umum Persatuan Bangsa-Bangsa mengajukan Deklarasi Hak-Hak Anak yang ditandatangani tidak kurang oleh 191 negara. Tanggal inilah yang kemudian diperingati sebagai Hari Anak Internasional.

Peringatan Hari Anak Internasional dimaknai sebagai kepedulian terhadap perlindungan dan pemenuhan hak anak agar utmbuh dan berkembang secara optimal. Dengan demikian, mereka diharapkan tumbuh menjadi generasi penerus yang berkualitas, tangguh, kreatif, jujur, sehat, cerdas, berprestasi dan berakhlak mulia 

Salah satu hak anak yang paling asasi adalah pemenuhan kebutuhan kesehatan. Adalah kewajiban orang tua untuk menjaga kondisi kesehatan anak selama masih dalam pengasuhannya.  Anak yang sehat akan memiliki jiwa yang sehat pula. Di tangan merekalah kita akan menitipkan masa depan. ( baca juga : Kiat Finansial dalam Mempersiapkan Masa Depan Anak). 

Di sisi lain, fitrah orang tua tentu ingin memberikan semua yang terbaik bagi anak, termasuk dalam  hal kesehatan. Pada tingkat usianya yang belia, anak belum bisa menjaga kesehatannya sendiri. Apalagi pada usia balita. Sebagai orang tua, Anda pasti acap waswas jika  anak jatuh sakit bukan?

Lindungi Kesehatan Anak dengan Asuransi Terbaik

Dalam kaitan tersebut, asuransi kesehatan menjadi proteksi yang penting untuk menjaga kesehatan anak. Setiap orang tua pasti  merasakan kekhawatiran demi kekhawatiran karena para periode umur balita (bawah lima tahun), biasanya anak rentan terhadap berbagai penyakit. Mulai dari batuk, pilek, diare, infeksi saluran pernafaran, campak, cacar, adalah sebagian penyakit yang akrab dalam pertumbuhan anak. 

Konsekuensinya, orang tua harus memiliki anggaran khusus untuk periksa ke dokter dan membeli obat. Trend menunjukkan, kenaikan biaya berobat di Indonesia kian mahal. Terlebih di kota-kota besar. Dari tahun ke tahun, sedikitnya kenaikan itu mencapai 12% untuk biaya pengobatan. Pada titik inilah, asuransi kesehatan berperan.

Itu untuk rawat jalan. Bagiamana juga jika anak harus dirawat di rumah sakit?  Pernahkan Anda membayangkan berapa biaya yang mesti dikeluarkan selama  buah hati menjalani perawatan. Jangan mengira karena masih anak-anak biayanya menjadi lebih murah. Yang terjadi, bisa jadi justru biaya perawatan untuk anak-anak jauh lebih tinggi ketimbang orang dewasa. 

Nah pada titik-titik inilah asuransi kesehatan anak bisa berperan. Dengan membayar premi bulanan, asuransi akan mengambil alih risiko finansial Anda dalam melindungi kesehatan anak.

Ada Fasilitas Kantor, Masih Perlukah Asuransi Kesehatan Anak? 

Untuk perlindungan kesehatan keluarga karyawannya, institusi-institusi biasanya memang menyediakan fasilitas kesehatan, termasuk BPJS yang sudah menjadi kewajiban saat ini. Pertanyaannya, apakah masih perlu beli asuransi kesehatan anak? 

Jawabannya bisa Anda pertimbangkan melalui beberapa kondisi berikut ini; 
•    Apakah manfaat kesehatan yang ditawarkan kantor sudah cukup? Misal kantor hanya membiayai rawat inap di kamar kelas II. Jika Anda terbiasa rawat inap di kelas I atau VIP, ya berarti Anda butuh asuransi tambahan.
•    Apakah manfaat kesehatan yang ditawarkan kantor juga melindungi seluruh anggota keluarga?
•    Apakah manfaat itu secara khusus juga meng-cover kebutuhan kesehatan anak balita seperti vaksinasi dan imunisasi? 
•    Apakah ada penyakit tertentu yang tidak dijamin oleh kantor? 
•    Pertimbangkan juga apakah manfaat kesehatan dari kantor hanya berlaku di satu rumah sakit saja, atau dibeberapa rumah sakit? Bagaimana jika jarak rumah tempat Anda tinggal sangat jauh dari rumah sakit yang ditunjuk kantor ?

Untuk perlindungan kesehatan keluarga karyawannya, institusi-institusi biasanya memang menyediakan fasilitas kesehatan, termasuk BPJS yang sudah menjadi kewajiban saat ini. Pertanyaannya, apakah masih perlu beli asuransi kesehatan anak?

Cara Pilih Asuransi Kesehatan Anak

Jika pertanyaan-pertanyaan di atas mengarahkan Anda untuk mengambil asuransi kesehatan anak, berikut beberapa hal yang bisa Anda pertimbangkan :

1.    Fasilitas Asuransi Kesehatan Anak Beda dengan Dewasa

Asuransi kesehatan (health insurance) untuk orang dewasa dan anak-anak khususnya balita memiliki perbedaan. Alasannya adalah orang dewasa asuransinya akan lebih mengarah ke rawat inap, rawat jalan dan lain-lain. 

Sedangkan khusus untuk anak balita, asuransi lebih ke arah pemberian pelayanan atau servis terhadap vaksinasi atau imunisasi, rawat jalan dan juga rawat inap.

Coba periksa fasilitas kantor, apakah keuntungan kesehatan dari tempat Anda bekerja juga mencakup asuransi kesehatan untuk balita. Jika fasilitas itu kurang lengkap, sebaiknya Anda membeli asuransi kesehatan terpisah untuk anak.

2. Bandingkan Beberapa Asuransi Kesehatan Anak

Seperti juga dalam pemilihan asuransi umumnya,  Anda jangan langsung memutuskan untuk membeli asuransi tertentu tanpa perbandingan terlebih dahulu. Anda harus mencari informasi dari perusahaan asuransi lain yang menawarkan produk sejenis.

Jika sudah mendapatkan beberapa pilihan dengan kekurangan dan kelebihan masing-masing, Anda akan lebih mudah mempertimbangkan dan memilih mana yang terbaik. Tentu disesuaikan dengan kebutuhan Anda.

3.    Cek Layanan Asuransi Kesehatan Anak

Langkah kedua yang bisa Anda lakukan dalam memilih asuransi kesehatan anak adalah mengecek layanan kesehatan yang diberikan oleh pihak asuransi tersebut. Kebanyakan asuransi kesehatan hanya menjamin rawat inap. 

a.    Fasilitas Vaksinasi 

Sebaiknya Anda memilih asuransi kesehatan yang menjamin rawat jalan, rawat inap dan juga meng- cover biaya untuk vaksinasi.  
Selain vaksinasi dasar, saat ini ada beberapa vaksinasi tambahan yang harganya  di atas vaksinasi dasar.  Asuransi dengan kelengkapan fasilitas ini sudah tentu juga memiliki premi lebih mahal.

b.  Fasilitas Rawat Inap

Asuransi kesehatan individual, umumnya menjamin biaya rawat inap dengan rincian berupa biaya kamar per malam, kamar ICU, kunjungan dokter atau dokter spesialis, dokter anestasi, tindakan bedah, aneka perawatan, diagnosa dokter sebelum dan sesudah dirawat inap. 

Semakin lengkap layanan yang diberikan oleh asuransi kesehatan saat rawat inap, semakin bagus asuransi kesehatan untuk anak tersebut. 

c. Layanan Rawat Jalan Asuransi Kesehatan Anak

Tidak hanya untuk rawat inap saja, namun Anda sebaiknya juga memikirkan asuransi yang memberikan layanan layanan untuk rawat jalan juga, bahkan rawat gigi

Meski Anda harus mengeluarkan premi yang berlebih namun hal tersebut lebih membantu Anda dibandingkan hanya berfokus pada rawat inap saja.

d. Layanan customer service 24 jam penuh 

Fasilitas ini sangat membantu kita untuk mengajukan pertanyaan maupun keluhan kapan saja dibutuhkan.
 

4.  Pilih Asuransi Kesehatan Anak dengan Jaringan Luas

Sama halnya dengan asuransi untuk kesehatan keluarga, Anda harus memilih asuransi dengan jaringan rumah sakit yang luas.

Asuransi dengan jaringan rumah sakit yang luas akan memudahkan anak Anda menjalani pengobatan di rumah sakit terbaik. Rumah sakit terbaik akan memiliki fasilitas kesehatan yang lengkap sehingga pengobatan lebih maksimal.

Selain itu, dokter-dokter anak yang bagus biasanya ada di rumah sakit besar dan berkualitas.

5. Dokter Spesialis dalam Asuransi Kesehatan Anak 

Selain memiliki jaringan rumah sakit yang luas, Anda juga harus memilih asuransi yang memiliki dokter spesialis anak yang terbaik. 

Jika Anda memiliki rekomendasi dokter spesialis anak terbaik ada di rumah sakit A, misalnya, Anda bisa menanyakan apakah rumah sakit tersebut masuk dalam jaringan asuransi yang akan Anda beli atau tidak.

6. Cara Pembayaran Asuransi Kesehatan Anak

Hal ini juga harus menjadi pertimbangan Anda saat membeli asuransi kesehatan Anak. Untuk kemudahan, sebaiknya Anda pilih asuransi yang menerima system pembayaran dengan kartu (cashless), bukan sistem klaim (reimbursement).

Asuransi  cashless akan memudahkan pembayaran karena Anda tidak selalu sedia uang tunai  setiap saat. Paling tidak  akan mengurangi rasa panik, karena hanya dengan menujukkan kartu asuransi, anak segera tertangani. (Baca juga artikel tentang Cara Mengajukan Klaim Asuransi di Danaxtra sebelumnya). 

7. Pilih Asuransi Kesehatan Anak Sesuai Kemampuan 

Apapun keputusan yang berhubungan dengan masalah finansial,   sebaiknya Anda selalu berpegang pada prinsip kesesuaian terhadap kemampuan.  Begitu pula saat akan memilih asuransi khusus untuk anak. 

Jika kondisi finansial tidak memadai untuk kamar rumah sakit mewah atau VIP, sebaiknya Anda membeli premi untuk fasilitas kamar kelas 2. Tidak perlu memaksa diri.

Realitasnya, jika memang terjadi sesuatu yang mengharuskan anak rawat inap, Anda masih mungkin memilih kamar yang lebih bagus dengan menggunakan premi fasilitas kamar kelas 2. Untuk itu sudah tentu Anda harus membayar selisih harganya. Hal ini tidak perlu menjadi masalah, jika sebelumnya Anda selalu sedia dana darurat.

Sebaiknya  Anda tidak mencampur adukkan antara asuransi dengan investasi. Harap diingat, asuransi adalah proteksi. Premi bulanan yang Anda sisihkan setiap bulan adalah untuk perlindungan buah hati terhadap  kondisi tidak terduga. Karena itu, sebaiknya Anda tidak berharap terlalu besar terhadap nilai investasinya.  

Satu hal yang harus selalu diingat, jangan asal pilih asuransi sebelum memahami apa saja keuntungan kesehatan yang akan Anda dapatkan. Mari lindungi kesehatan anak dengan cara paling baik, karena mereka adalah masa depan.